Macet dan Panas Ini Solusinya !

Bukan hal aneh bila sedang mengendarai motor kesayangan eh terjebak macet mana panasss pula wah haroream (males banget) bahasa sundanya mah😀. Biasanya dengan keadaan macet ditambah teriknya matahari membuat sang pengendara motor menjadi stress seperti ikan yang diobok-obok air akuariumnya. IMHO salah satu faktor pengendara motor jadi tergesa-gesa dan seruntulan (bahasa keren blogger otomotip) ya macet tadi ya panas tadi. Nah mungkin banyak juga dari pembaca secara tidak sadar malah bawa motornya seruntulan akibat faktor tadi dan waktu turun dari motor jaketnya basah kuyup karena keringetan berlebih. Lalu gimana dong biar ga stress ketika terjebak macet ? ketika kepanasan dijalan ?

Sebelum berangkat kita harus tahu kemana akan riding dan harus tahu juga situasi yang akan kita hadapi nanti dijalan, biar ga kaget ntar pas ketemu antrian kemacetan. Kalau sudah tahu daerah yang akan kita lalui itu emang selalu macet, berarti jadwal keberangkatan harus lebih awal agar tidak tergesa-gesa dijalan. Berangkat lebih awal pun akan terasa stres apabila kita mengantri didalam kemacetan yang cukup lama. Tips yang cukup efektif karena sering saya lakukan ialah dengan menyiapkan handphone dengan earphonenya lalu menjalankan musik-musik kesukaan ketika sedang riding 😀, volume musiknya jangan terlalu nyaring tapi cukup terdengar agar apabila ada yang mengklakson masih  bisa terdengar oleh kita.

Nah itu kan bisa mengganggu konsentrasi kita dong ? Menurut saya kita akan lebih berkonsentrasi apabila pikiran kita rileks bukannya stres, hal tersebut sama saja ketika sedang mengendarai mobil dan menjalankan musik. Toh ketika ada panggilan masuk ke handphone kita tidak usah repot memegang handphonenya hanya tinggal pencet tombol di earphonenya. Tips ini membuat jaket saya yang biasanya basah kuyup karena keringat terminimalisir😀

15 responses to “Macet dan Panas Ini Solusinya !

  1. sorry bro…itu bertentangan dengan road safety

  2. Seandainya saya bisa gitu brow.. tapi entah kenapa pasang ear phone sambil pakai helm malah bikin telinga ku geli :p . Sudah berbagai ear phone saya coba :p. Tetep hasilnya malah bikin geli… apa helm nya terlalu ketat ? :p

  3. jika memang suka pake earphone sebaiknya bebaskan 1 kuping dari sumpalan masbro.

  4. ngga ah klo pas naek motor, takutnya jadi gak denger malah:mrgreen:

  5. Beda bro antara dengar musik di motor & mobil….Jangan disama-ratakan gitu🙄

    Di kabin mobil, suara luar (selain musik, misalnya suara mesin & klakson kendaraan lain) masih terdengar. Memang, faktor itu masih berubah-ubah, menyesuaikan volume musik, genre & tipe lagu yang didengar, serta kemampuan pendengaran kita….Namun mendengarkan musik di kabin mobil, masih termasuk halal / legal baik menurut peraturan & aturan dari pabrik mobil & UU jalan.

    Berbeda dengan motor, karena telinga sudah tertutup mayoritas oleh earplug, suara diluar musik sudah terhalang, otomatis kita ya tidak peka akan kondisi luar…

    Satu-satunya cara untuk mendengarkan musik di motor, ya kayak Honda Goldwing, memakai speaker di dashboard-nya..itupun masih belum benar-benar boleh diputar waktu jalan, karena hanya dianjurkan pada saat berhenti saja.

    Sekian Kang…maap kalo panjang-panjang🙂

    • Thanks bro opininya, sebaiknya disertakan UU lalin yang tidak memperbolehkan mendengarkan musik atau memakai earphone ketika sedang riding😉
      Mungkin kelewat kata-kata ini ya ? “volume musiknya jangan terlalu nyaring tapi cukup terdengar agar apabila ada yang mengklakson masih bisa terdengar oleh kita.”
      Yang tidak diperbolehkan menurut UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) ialah berkendara sambil menggunakan earphone untuk mendengarkan musik keras-keras. Tapi kalau sampai mendengarkan musik itu menggangu konsentrasi anda itu praktis tidak boleh😀

      • om, rata2 earphone sekarang itu udah menganut noise cancellation, baik aktif maupun pasif….

        jadi, earphone itu sendiri memblok sebagian besar suara dari luar, baik musik dinyalakan ataupun tidak….inilah yang berbahaya🙂

        keputusan berpulang pada diri kita masing-masing:mrgreen:

  6. Mohon ditengok sebentar pasal 106 : “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

    Coba dibaca lagi Pasal 283 : “Mengemudi tidak Wajar” :

    • Konsentrasi dalam Berkendara Pasal 283 UU Lalu Lintas mengatur, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 750.000

    Sumber : http://djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czozMToiZD0yMDAwKzkmZj11dTIyLTIwMDlidC5odG0manM9MSI7

    Bicara soal multitasking :
    http://rsa.or.id/index.php/informasi/item/reply/components/com_fireboard/template/default_ex/images/index.php?option=com_content&view=article&id=319:multitasking-ridersdrivers-berbahaya&catid=34:safety-riding&Itemid=59

    Sekarang kembali lagi ke persepsi masing-masing : Mendengarkan musik itu menambah konsentrasi seperti tulisan anda ini : “Menurut saya kita akan lebih berkonsentrasi apabila pikiran kita rileks bukannya stres, hal tersebut sama saja ketika sedang mengendarai mobil dan menjalankan musik”

    Atau…Malah menggangu konsentrasi kita? It’s your choice…Kita bicara bukan soal volume & musik serta genre, tapi suara yang dihasilkan musik itu sendiri.

    • Setuju bro itu bagaimana persepsi masing-masingnya.
      Ada orang yang tambah konsen atau malah jadi tidak konsen nah apabila menggangu konsentrasi itu praktis tidak boleh🙂

  7. mending berhenti dulu, ngadem, lebih aman😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s