Sehari Jadi Sembalap

Pagi yang cerah dihari sabtu (19/3) untuk memulai aktifitas, pagi itu saya dan teman-teman berniat untuk berlatih “mengendarai” sepeda motor yang baik dan benar di sirkuit yang terletak di kota Subang. Kami janjian di POM bensin daerah lembang pukul 7 pagi, seperti biasa janjian jam 7 dan baru pada datang jam 8🙂

Setelah teman-teman berkumpul semua barulah kami berangkat ke tempat tujuan. Yihaaa ! dalam hati akhirnya bisa ikut juga ke sirkuit🙂. Perjalanan Bandung-Subang menjadi ajang “pemanasan” ban agar nanti ban lebih lengket ke aspal sirkuit. Tikungan Lembang yang terkenal ajiibb dilibas oleh teman-teman seolah sudah berada disirkuit, tetapi meskipun begitu kami tetap mengindahkan safety riding.

Setelah kepanasan dijalan akhirnya kami sampai juga di sirkuit yang terletak di sebelah pasar tepat di belakang terminal Subang.

cornering-indonesia.com

Setelah peregangan otot sebentar, saya pun mulai mengelilingi sirkuit yang memiliki panjang lintasan 1,1 km dan trek lurus 100m ini. Aura sembalap saya pun keluar setelah dua kali mengelilingi lintasan dan belajar race linenya, saya betot sekuat-kuatnya mesin scorpio standar saya ditrek lurus, tak lebih dari gigi 4 saya gunakan karena sudah harus masuk R1 (tikungan kanan pertama).

Di tikungan ini ban belakang agak sliding dan membuat jantung seakan ingin copot. Setelah tikungan kekanan saya lalu disuguhkan empat tikungan kekiri, nah kalo ini saya suka !! tikungan kekiri broo🙂. Engga mikirin lagi pake gigi berapa asal betot gas dan gruunnggg suara mesin berteriakk, maklum dengan teknik minim tapi pengen ngerasain gimana jadi seorang sembalap🙂

Karena keasyikan rebah jadi lupa kalo motor emang udah bener-bener rebah dan brakk motor udah nungging😦😦 dan badan udah terkapar di trek persis ditikungan kekiri. Setelah cek motor ternyata tidak ada kendala berarti, saya pun membetot gas lagi memaksa mesin agar berteriak. Gwaakk gwaakk suara mesin di RPM tinggi mengiringi saya memutari trek sirkuit itu. hingga beberapa saat kemudian saya pun terjatuh lagi dan sekarang ngegubrag😦😦 di tikungan kekanan persis sebelum trek lurus garis start/finishnya.

Hanya bisa diam karena kaki kanan terhimpit oleh tanki motor, beruntung saya dibantu oleh teman-teman dari Forum Cornering Bandung yang sama-sama sedang berlatih disitu. Setelah berdiri saya pun lalu membawa motor menuju paddock dan mencek keseluruhan motor Alhamdulillah tidak kenapa-napa.

Waktu tidak terasa sudah sore hari dan teman-teman pun terlihat sudah cape campur gembira, saatnya untuk pulang ke Bandung. Berikut gambar penampakan para sembalap di trek sirkuit Subang.istimewa

Rolling Speed

16 responses to “Sehari Jadi Sembalap

  1. kang tata bahasanya sudah bagus, tapi masih harus diperhatikan pengetikannya, spacing, dll. selamat menjadi blogger yang handal! AMIEN

  2. wah curhat nih si bero😀
    udah bagus sih, tapi lebih bagus lagi kalo isinya banyak pengetahuannya
    jadi orang yang bacanya bisa mendadak pinter :p

  3. mmm…. mantab dah nikungnya…. ntar saya jg mencoba.. tetapi kalo mtor saya udah FIT….
    ^_^ mdah2an cpet dpet duitnya..

  4. good….
    be the best and become a useful human being.
    ok.?

  5. cool,,!!! tapi aya labuhna ah,,

  6. Mangtap Surantap, itu pake ban apa Gan?

  7. oke blognya

  8. Lanjutkan, gaan😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s